Selasa, 14 Oktober 2014


TIDAK SEKOLAH, BUKAN BERARTI TIDAK BELAJAR


Sebelum aku memahami cara dan proses belajar anak......
Ingin rasanya......ku support dan ku optimalkan semua potensi anakku sejak dini bahkan sebelum teman-teman sebayanya tahu dan paham.
Anakku harus terdepan di antara teman-tamannya dengan memberinya seabreg kegiatan dan stimulus agar tidak terlewat sedikitpun masa golden years nya....
Aku ingin anakku bisa membaca sedini mungkin....
Aku ingin anakku bisa menulis sedini mungkin.....
Aku ingin anakku bisa berhitung sedini mungkin.....
Aku ingin anakku bisa membaca Al-Qur'an sedini mungkin......
Aku ingin anakku bisa mengenal bahasa asing bahkan mampu berkomunikasi dengan bahasa asing sidini mungkin.....

Tapi......setelah ku mengerti cara serta gaya belajar anak.....
Ternyata semua ada proses dan tahapan anak dalam mempelajari alam semesta ini....
Sesungguhnya anak adalah makhluk pembelajar sejati, tidak perlu disuruh apalagi dipaksa untuk belajar..... Ia adalah makhluk luar biasa dengan rasa ingin tahu yang tinggi untuk mempelajari dunia di sekitarnya.....
Bagai melawan arus......lingkungan sekitar!!
Ketika sebagian orang berlomba-lomba memasukkan anaknya ke sekolah sedini mungkin......Justru aku tahan anakku, aku tidak ingin segera menyerahkan proses belajarnya di sekolah....
Karena aku yakin setiap anak itu unik, tidak bisa diseragamkan dan disamakan begitu saja....
Aku ingin menumbuhkan ketagihannya belajar secara alami tanpa harus membebaninya dengan seabreg tugas-tugas di sekolah yang belum tentu minatnya terlebih dahulu....
Biarkan dia menikmati proses belajarnya tanpa terkekang aturan-aturan yang kaku.
Dan ternyata, proses tersebut mulai terlihat hasilnya................
Meski Aulia belajar di rumah, di usianya 4 tahun 8 bulan ini dia sudah bisa membaca dan menulis angka dan huruf latin sederhana, membaca Arab sambung (proses membaca Al-Qur'an), berhitung TaKu (Tambah Kurang) sederhana, bisa menghitung mundur 20-1 dengan sangat cepat, menyebutkan kosakata Inggris dan merangkai kalimat sederhana dalam bahasa Inggris, Menggambar dan mewarnai serta mencoba menemukan ide-ide baru....
Dan semua proses tersebut dia nikmati dengan bermain tanpa paksaan apalagi ancaman "jika tidak mengerjakan PR"
Bermain dan Belajar adalah satu paket yang tidak bisa dikotak-kotakkan dan dipisahkan dalam proses belajar anak....Karena dalam bermain sesungguhnya anak sedang belajar.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar